Survei Wahid Foundation: Komunis, LGBT dan Yahudi paling tak disukai

Read Time:1 Minute, 8 Second

Direktur Wahid Foundation Yenny Wahid saat konferensi pers kegiatan meluncurkan survei nasional potensi sosial keagamaan di di Hotel JS Luwansa, Kuningan, Jakarta, Senin (29/1/2018) / Foto: Tribunews

jsithopi.org, Jakarta – Survei Wahid Foundation tentang tren toleransi sosial keagamaan di kalangan perempuan muslim Indonesia menyebut kelompok komunis , lesbian, gay, biseksual, dan transgender (LGBT) dan Yahudi sebagai kelompok yang paling tidak disukai di Indonesia.
Direktur Wahid Foundation Yenny Wahid mengatakan, berdasarkan survei pada Oktober 2017, kelompok komunis menjadi kelompok paling tidak disukai di urutan pertama dengan persentase 21,9 persen.Kelompok LGBT mengikuti di posisi kedua dengan 17,8 persen dan kelompok Yahudi di posisi ketiga dengan 7,1 persen.
“Komunis dan Yahudi, orang-orang yang gak pernah ditemui di Indonesia. Orang gak ketemu tapi gak disukai. Memang pernah ada orang Komunis bersileriwan. Jadi kelompok Komunis itu tidak terimajinasikan dan tidak nyata,” ujar Yenny di Hotel JS Luwansa, Kuningan, Jakarta, Senin (29/1/2018) sebagaimana dilansir Tribunnews.com.
Survei dilakukan pada 6 sampai 27 Oktober 2017, melibatkan 1.500 responden laki-laki dan perempuan di 34 provinsi di Indonesia. Teknik yang digunakan adalah multistage random sampling. Margin of error kurang lebih 2,6% pada tingkat kepercayaan 95%. Metode survei dilakukan via wawancara.
Survei dilakukan di Jawa, selain itu dilakukan pula di Sumatra, Kalimantan, Sulawesi, Maluku, Papua, Nusa Tenggara, dan Bali. (Tribunews)

About Post Author

Rizal

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *