Loading...
Breaking NewsResearch & SurveySurvey & Analisis

Survei: Gerindra dan Golkar Berebut Posisi Kedua di 2019

Simpatisan Gerindra dan Golkar (Foto: Ferio & Fitra Andrianto / kumparan)

PDIP masih unggul baik dari segi dimensi maupun elektabilitas di Pileg dan Pilpres 2019 melalui Rilis Survei Alvara Research Center. Sementara di posisi kedua, Partai Gerindra dan Partai Golkar masih bersaing ketat.

“Untuk peringkat kedua, kemungkinan Golkar dan Gerindra. Pemilu 2019 ini akan menjadi panggung besar bagi partai besar,” kata CEO Alvara Research Hasanuddin Ali di Hotel Oria, Menteng, Jakarta Pusat, Minggu (27/5).

Menurut survei tersebut di bulan Mei, Partai Gerindra masih sedikit lebih unggul dengan persentase 14,6 persen, turun 2,7 persen. Sementara Partai Golkar membayar sebesar 8,9 persen, naik 0,7 persen jika dibandingkan dengan survei di bulan Februari.

Sementara untuk mempengaruhi ketokohan, menurut Hasanuddin hal tersebut masih menjadi hal yang sangat penting bagi elektabilitas partai. Sebab, partai politik di Indonesia saat ini masih belum lepas dari figur ketokohan.

“Di PDIP ada Megawati, di Gerindra ada Prabowo. Sedang Golkar bukan lagi partai ketokohan. Untuk PAN masih mengetik ketokohan, Amien Rais. PKB ada Cak Imin, SBY ada di Demokrat, ”ujarnya.

Survei Alvara (Foto: Dok. Alvara Research)

Dalam survei yang dilakukan selama periode 20 April hingga 9 Mei di seluruh Indonesia yaitu PDIP yang berada di posisi pertama mencapai elektabilitas 28,2 persen. Sementara, di bawahnya secara berturut-turut ditempati Gerindra (14,6%), Golkar (8,9%), PKB (4,4%), Demokrat (3,2%), PKS (2,7%), Perindo (2 , 6%), PPP (1,8%), NasDem (1,5%), PAN (0,8%), Hanura (0,7%), PSI (0,2%), PKPI (0,2 %), Garuda (0,1%) dan Berkarya (0,1%).

Sedangkan, jumlah swing voter atau masyarakat yang belum menentukan pilihannya masih cukup tinggi, yaitu sekitar 29,7 persen. Jumlah tersebut mengalami peningkatan sebesar 4,1 persen dibandingkan bulan Februari lalu.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif, mengambil data dilakukan dengan wawancara tatap muka (face-to-face interview) kepada 1,202 responden terpilih.

Metodologi survei adalah Multistage Random Sampling dengan Margin of Error 3,10 persen. Survei digelar pada 20 April – 9 Mei 2018 di seluruh Provinsi di Indonesia.

Sumber:kumparan.com

0Shares
Leave a Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.


Hit Counter provided by technology news